TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Festival Budaya Nansarunai Jajaka (FBNJ) 2025 Kabupaten Barito Timur, dimeriahkan juga dengan Fashion Carnaval pada pembukaan festival, Rabu, 27 Agustus 2025.

Fashion Carnaval tersebut diikuti oleh tujuh peserta termasuk salah satu dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan nomor urut 4.

Para peserta dengan kreativitasnya masing-masing menampilkan kostum-kostum yang megah dan bertemakan tokoh-tokoh legenda masyarakat Dayak.

Dari penilaian yang dilakukan oleh dewan juri yang berjumlah lima orang, peserta nomor urut 4, Zulkifli, meraih posisi Terbaik I dengan tema kostum Panglima Burung  yang merupakan tokoh legenda dan dalam mitologi Dayak yang sangat dihormati dan dianggap sebagai pahlawan suci oleh masyarakat Dayak di Kalimantan

Kemudian Terbaik II direbut oleh nomor urut 2, Issa Raintaria, dengan tema kostum Nyai Balau, sosok perempuan sakti dalam legenda Dayak Kalimantan Tengah yang dikenal memiliki kekuatan gaib dan karisma yang luar biasa.

Sedangkan Terbaik III diraih oleh nomor urut 5, Nindya Putri Permata Sari, dengan tema kostum Ineh Payung Gunting, sosok urban legend Dayak Maanyan dibalik lahirnya wadian dadas.

Saat membuka FBNJ, Pj Sekda, Misnohartaku menegaskan pentingnya pelestarian budaya di tengah derasnya arus modernisasi. 

“Sebagaimana dipahami bersama, kegiatan Festival Budaya Nansarunai Jajaka ini merupakan upaya kepedulian kita terhadap pelestarian budaya. Budaya harus tetap kita jaga dan lestarikan agar tidak tergerus oleh zaman yang semakin berkembang pesat,” ujarnya membacakan sambutan Bupati Barito Timur, M Yamin.

Misnohartaku menambahkan, festival ini bukan hanya perayaan seni dan permainan rakyat, tetapi juga sarana strategis dalam promosi pariwisata. 

“Kegiatan Festival Budaya Nansarunai Jajaka ini juga diharapkan menjadi salah satu ajang promosi pariwisata daerah dalam rangka memperkaya khazanah pariwisata nasional. Kita ingin kesenian dan permainan rakyat dapat menjadi atraksi wisata yang pada saatnya nanti tidak hanya disenangi wisatawan nusantara, tetapi juga wisatawan mancanegara,” imbuhnya.

Pj Sekda juga mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam mendukung seni dan budaya lokal. 

“Keberhasilan kita dalam mengembangkan seni budaya akan sangat ditentukan oleh kepedulian dan kebersamaan kita, baik dari unsur pemerintah, swasta, dunia usaha, maupun masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para peserta dari seluruh kecamatan di Barito Timur, serta peserta dari luar daerah yang turut hadir dalam ajang tahunan ini. 

“Khusus kepada para peserta dari luar kota, saya ucapkan selamat datang di Tamiang Layang dan selamat bertanding, semoga mendapatkan hasil maksimal dalam berbagai lomba yang diikuti,” kata Misnohartaku.

Sebelum menutup sambutan Bupati, Pj Sekda berpesan kepada panitia agar mengedepankan kebersamaan, kepada dewan juri dan wasit agar berlaku adil dan jujur, serta kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.

“Dengan restu seluruh hadirin dan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, maka Festival Budaya Nansarunai Jajaka Kabupaten Barito Timur Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. 

FBNJ akan berlangsung selama 4 hari hingga 30 Agustus 2025, dan diisi dengan berbagai perlombaan yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)