PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Kalteng.

Penegasan itu disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang diselenggarakan Kemenko Polhukam.

Rakor tersebut dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus dan berlangsung di Ruang Rapat Nakula, Gedung A Lantai 6 Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, dengan diikuti oleh jajaran kementerian/lembaga, TNI, Polri, BIN, serta para gubernur, pangdam, kapolda, dan kabinda se-Indonesia.

Wagub Edy mengikuti rapat secara virtual dari Ruang Multimedia Wakil Gubernur Kalteng, didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kalteng Herson B. Aden, Kepala Badan Kesbangpol Katma F. Dirun, Kepala Satpol PP Baru Sangkai, dan Kepala Disnakertrans Farid Wajdi.

Rakor membahas situasi keamanan aktual, termasuk isu strategis terkait insiden perbatasan RI–RDTL, dinamika di Papua, serta demo kenaikan PBB-P2 di sejumlah daerah yang berpotensi menimbulkan eskalasi konflik.

Menurut Edy, Pemprov Kalteng selalu mendukung kebijakan nasional di bidang politik, hukum, dan keamanan dengan langkah antisipatif di tingkat daerah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung kebijakan nasional di bidang politik, hukum, dan keamanan,” kata Edy dalam keterangan resminya, Kamis, 28 Agustus 2025. (HERMAWAN DP)