PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang dipimpin Wamenko Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus menyoroti tiga isu strategis nasional.

Isu tersebut adalah insiden perbatasan RI–RDTL, dinamika di Papua, serta demo kenaikan PBB-P2 di sejumlah daerah. Ketiganya dianggap memiliki potensi eskalasi konflik yang perlu diantisipasi.

Rakor berlangsung di Ruang Rapat Nakula, Gedung A Lantai 6 Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, dengan diikuti kementerian/lembaga, TNI, Polri, BIN, serta gubernur, pangdam, kapolda, dan kabinda dari seluruh Indonesia.

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mengikuti kegiatan secara virtual dari Palangka Raya, didampingi sejumlah pejabat Pemprov Kalteng.

Dalam Rakor, TNI, Polri, dan BIN memaparkan dinamika keamanan serta langkah antisipatif yang perlu diperkuat di daerah.

“Rakor ini membahas secara komprehensif perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di berbagai daerah,” kata Edy dalam keterangan resminya, Kamis, 28 Agustus 2025. (HERMAWAN DP/j)