SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit –  Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hawianan mengungkapkan pemerintah telah melakukan renovasi pembangunan untuk Sekolah Rakyat. Bangunan tersebut hampir rampung dan ditargetkan siap digunakan pada akhir Agustus.

"Sudah hampir 100 persen untuk renovasinya. Gedung yang digunakan di area Islamik Center, sekarang tinggal finishing. Paling lambat akhir Agustus harus siap pakai," katanya, Kamis, 28 Agustus 2025.

Lebih lanjut ia mengungkapkan kesiapan sumber daya manusia juga terus dimatangkan. Kepala sekolah yang ditunjuk telah menjalani pembekalan selama sepekan di Jakarta dan kini telah resmi bertugas. 

"Kepala sekolahnya sudah ada dan sudah melaksanakan pembekalan satu minggu. Beberapa hari lalu mereka sudah melapor kepada saya terkait kegiatan setelah dinyatakan lulus," jelasnya.

Ia menyebut sebanyak 16 guru juga telah melaporkan diri kepada kepala sekolah usai mengikuti pembekalan lanjutan. Meskipun jumlah final tenaga pengajar yang akan ditempatkan masih menunggu kepastian dari Kementerian Sosial, target awal telah terpenuhi. 

"Jumlah guru yang sudah melaporkan ke kepala sekolah ada 16 orang. Untuk jumlah yang ditempatkan belum ada kepastian, karena pemberitahuan dari kementerian sosial juga masih belum keluar," ujarnya. 

Ia menambahkan kriteria siswa Sekolah Rakyat masyarakat yang berada di katagori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun, indikator tersebut dinilai kurang relevan dengan kondisi masyarakat Kotim. 

"Sehingga Pemkab Kotim mengusulkan agar kriteria diperluas hingga desil 4. Dengan demikian, lebih banyak anak dari keluarga yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan akses ke Sekolah Rakyat," imbuhnya. (DEVIANA/Y)