PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan pandangan penting terkait rencana berdirinya Duta Mall di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, kehadiran pusat perbelanjaan modern tersebut merupakan indikasi bahwa Palangka Raya memiliki prospek ekonomi yang baik, karena investor tentu tidak akan menanamkan modal hingga ratusan miliar rupiah tanpa melalui studi pasar dan studi kelayakan.

“Artinya, para pengusaha sudah mantap bahwa Palangka Raya punya daya tarik ekonomi. Untuk itu saya ucapkan selamat datang kepada Duta Mall yang akan membuka usaha di kota kita. Semoga keberadaannya menambah peluang usaha bagi masyarakat,” ujar Khemal, Kamis, 28 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Khemal memberikan masukan agar Duta Mall tidak hanya menjadi pusat bisnis berskala nasional, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Ia menyarankan agar pengelola mall menyediakan gerai khusus bagi produk-produk lokal, sehingga bisa tercipta kolaborasi antara pengusaha nasional dengan pengusaha daerah.

“Kalau Duta Mall menyediakan space untuk UMKM lokal, maka akan tercipta sinergi. Hal ini akan berdampak positif, mulai dari tenaga kerja yang terserap, peningkatan usaha masyarakat, hingga efek ekonomi lain seperti kenaikan harga tanah di sekitar lokasi,” jelasnya.

Politisi ini juga menekankan pentingnya keberpihakan pengelola mall terhadap tenaga kerja lokal. Ia mengingatkan agar jangan sampai mall besar tersebut lebih banyak mendatangkan pekerja dari luar daerah, sementara putra-putri Palangka Raya hanya jadi penonton.

“Kami meminta dengan sangat supaya tenaga kerja diprioritaskan untuk masyarakat lokal. Jangan berbisnis di kota ini tapi pekerjanya dari luar, itu kurang tepat. Harapan saya, anak-anak Palangka Raya bisa bergabung dan bekerja di mall tersebut,” tegasnya.

Selain menyerap tenaga kerja, kehadiran Duta Mall juga dinilai Khemal akan membawa dampak ekonomi bagi pemerintah daerah. Mulai dari pajak kendaraan bermotor, parkir, hingga pajak usaha lainnya yang akan berkontribusi pada pendapatan daerah.

Ia pun mengajak masyarakat untuk melihat keberadaan Duta Mall sebagai peluang, bukan ancaman. Dengan adanya pusat perbelanjaan besar di Palangka Raya, warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk berbelanja atau sekadar berwisata bersama keluarga.

“Ini adalah anugerah dan peluang bisnis. Mari kita terima dengan baik. Saya berpesan kepada pengelola Duta Mall agar segera mempublikasikan lowongan kerja dan memprioritaskan putra-putri Palangka Raya agar bisa berkarier di sana,” pungkasnya. (MARINI/H)