KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten Katingan terus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia. 

Hal ini terungkap pada rapat persiapan yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah, Christian Rain, bersama Bulog Provinsi Kalimantan Tengah.

Rapat yang berlangsung di Media Center Diskominfostandi Kabupaten Katingan itu berfokus pada ketersediaan bahan pangan dan penentuan lokasi. 

Disepakati bahwa Kecamatan Katingan Hilir akan menjadi pusat pelaksanaan GPM karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah telah menyiapkan 8 ton beras untuk dijual dengan harga terjangkau. 

Selain itu, minyak goreng dan gula pasir juga akan tersedia dalam jumlah yang cukup. 

Christian Rain menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum dan harga yang ditawarkan akan lebih murah dibandingkan harga pasar.

"Langkah ini tidak hanya sekadar membantu masyarakat memperoleh bahan pokok murah, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan," ujar Christian Rain. 

Ia berharap GPM dapat membantu mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, terutama mengingat harga sejumlah kebutuhan pokok yang cenderung fluktuatif belakangan ini.

Melalui koordinasi dengan Bulog Kalteng, Kabupaten Katingan menjadi salah satu daerah yang berpartisipasi aktif dalam agenda serentak ini. 

Pemerintah daerah memprediksi antusiasme masyarakat akan tinggi dan berharap pelaksanaannya berjalan tertib, lancar, serta memberikan manfaat nyata.

Christian Rain mengatakan bahwa selain sebagai solusi jangka pendek untuk menekan harga pangan, GPM diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Bulog, dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Katingan. 

"Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman menghadapi dinamika harga pasar yang sering tidak menentu," tambahnya. (ABDUL GOFUR/j)