NANGA BULIK –

BORNEONEWS,  Nanga Bulik – Ketua DPRD Kabupaten Lamandau, Herianto, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemenuhan kebutuhan listrik dan tenaga medis di Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) Desa Liku, Kecamatan Batang Kawa.

Hal ini disampaikan usai melakukan kunjungan kerja ke Pustu tersebut, Jumat, 29 Agustus 2025. 

Dalam kunjungannya, Herianto menemukan bahwa Pustu Desa Liku masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan listrik dan tenaga medis perawat. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa.

"Kami sangat Prihatin dengan kondisi Pustu ini. Tidak adanya listrik dan tenaga medis tentu sangat menyulitkan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal," ujar Herianto dengan nada tegas.

Menanggapi temuan tersebut, Herianto berjanji akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau untuk mengatasi kekurangan yang ada. Pihaknya akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan listrik dan tenaga medis di Pustu Desa Liku.

"Kami akan mendorong Dinas Kesehatan untuk segera menempatkan tenaga medis, baik dari pegawai yang lulus PPPK maupun PNS, agar pelayanan kesehatan di desa bisa berjalan maksimal. Selain itu, kami juga akan mengupayakan pengadaan listrik, termasuk mempertimbangkan penggunaan energi alternatif seperti panel surya," jelas Herianto.

Herianto berharap, dengan terpenuhinya kebutuhan listrik dan tenaga medis, Pustu Desa Liku dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. "Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Pemerintah daerah harus memastikan hak ini terpenuhi," tegasnya.

DPRD Lamandau akan terus mengawal permasalahan ini dan memastikan Dinas Kesehatan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Pustu Desa Liku. (NATALIA KRISTIN/H)