BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas kembali menggelar edukasi kesehatan di ruang siaran Pemerintah Daerah (RSPD). Kali ini topik yang diangkat adalah tentang Laboratorium Klinik RSUD Kapuas.
Acara yang berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025 ini, menghadirkan narasumber utama Dwi Widjayanti, selaku Kepala Instalasi Laboratorium.
Ia ditemani oleh Eyat Pratisia Tumon, dan didampingi Popo Subroto, selaku Koordinator Promkes RSUD Kapuas. Acara dipandu oleh penyiar Radio Diskominfo Kab. Kapuas, Nessa, dan M. Nasrullah.
Dwi Widjayanti menjelaskan bahwa laboratorium klinik adalah fasilitas penting yang bertugas menganalisis spesimen biologis pasien untuk mendapatkan informasi kesehatan. Analisis ini sangat vital untuk menegakkan diagnosis penyakit, menentukan pengobatan, dan memantau perkembangan kondisi pasien.
"Spesimen biologis sendiri adalah sampel yang berasal dari organisme hidup, seperti cairan tubuh (darah, urine, sputum), feses, serta jaringan dan organ. Sampel ini dapat berupa kulit, otot, tulang, dan organ internal lainnya. Sel dan materi genetik, seperti DNA dan RNA, juga termasuk dalam spesimen yang dianalisis," paparnya.
Laboratorium klinik memiliki beberapa bidang layanan. Di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, terdapat Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Mikrobiologi Klinik, dan ke depannya akan dikembangkan Laboratorium Patologi Anatomi sebagai bagian dari Rencana Pengembangan Kesehatan (KJSU).
Fungsi utama laboratorium klinik di rumah sakit adalah membantu dokter dalam mendeteksi dan mengidentifikasi penyakit.
Selain itu, laboratorium juga memantau perkembangan kondisi kesehatan pasien selama pengobatan, sehingga efektivitas terapi dapat terus dievaluasi.
Diharapkan, edukasi melalui radio ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang peran penting laboratorium klinik dalam pelayanan kesehatan di RSUD Kapuas. (SABRIANOOR/R)








