BORNEONEWS, Banjarmasin - Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di Jalan Gubernur Soebardjo, Banjarmasin, Jumat malam 29 Agustus 2025 sekitar pukul 20.27 Wita.
Insiden ini mengejutkan warga setempat dan menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama yang menghubungkan Banjarbaru dengan Pelabuhan Trisakti.
Informasi dihimpun, kecelakaan tragis ini melibatkan satu unit truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, satu truk Puso pengangkut semen dan sebuah mobil pikap Grand Max Box.
"Ketiga kendaraan ini mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang setelah terlibat dalam benturan keras," ucap Sani salah satu relawan evakuasi.
Kondisi yang paling memprihatinkan adalah sopir truk DLH yang dilaporkan terjepit di dalam kabin kendaraan.
Ia terjebak di antara tumpukan besi setelah menabrak bagian belakang truk Puso yang berada di depannya. Proses evakuasi berjalan dramatis, melibatkan kerja sama petugas gabungan dan warga.
Sementara itu, sopir pikap Grand Max dikabarkan telah lebih dulu dilarikan ke rumah sakit. Informasi dari grup komunikasi darurat menyebutkan bahwa unit evakuasi dari BPBD Jalur Khusus Irfa dan RS Sultan Suriansyah segera menuju lokasi untuk membantu evakuasi korban yang terjepit.
Dengan menggunakan peralatan khusus, tim penyelamat berjuang keras untuk mengeluarkan kedua korban yang terjebak di dalam kendaraan.
Setelah proses yang menegangkan, kedua korban akhirnya berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Pukul 21.23 Wita, kedua korban telah tiba di Rumah Sakit Sultan Suriansyah. Pihak keluarga juga sudah mendapatkan kabar dan segera mendampingi para korban di rumah sakit," ungkap salah satu relawan di informasi darurat mengabarkan.
Hingga kini penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, insiden ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan berhati-hati saat berkendara. (SABRIANOOR/R)









