BORNEONEWS, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan seluruh siswa dan siswi di Kabupaten Lebong yang keracunan hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sediakala.
"Yang kemarin mendapatkan pengobatan. Itu semuanya alhamdulillah sudah sehat," kata dia di Bengkulu, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Sebanyak 456 siswa dan siswi di Kabupaten Lebong mengalami keracunan hidangan makanan program MBG pada Rabu (27/8).
Mereka langsung mendapatkan perawatan optimal di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lebong. Pada Kamis (28/8), 240 siswa telah dipulangkan dan pada Sabtu (30/8) semua telah pulih.
Untuk memastikan tidak terjadi lagi kasus serupa, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah berkoordinasi secara intensif dengan Badan Gizi Nasional.
"Sudah berkoordinasi ke BGN Pusat dan insyaallah itu sudah ada keputusan ditutup sementara. Kita ingin agar itu tidak terulang kembali," kata dia.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebutkan BPOM sudah melakukan pemeriksaan terhadap sampel hidangan MBG penyebab keracunan ratusan siswa di Kabupaten Lebong.
Pemprov serius menangani kejadian tersebut, baik dari sisi pemulihan siswa, penanganan pasca-kejadian, maupun meminta penyelidikan untuk memastikan penyebab dan tindak lanjut atas kejadian itu.
Kejadian langsung diobservasi dan diinvestigasi oleh pihak berwajib serta BGN.
Pemprov Bengkulu juga memastikan pelayanan medis optimal dan kecukupan obat-obatan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memastikan gizi anak-anak tercukupi selama tahap pemulihan. Hal itu dilakukan dengan pemberian makanan bergizi lewat Baznas Bengkulu.
ANTARA









