BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, secara resmi membuka Kejuaraan Menembak Riders Jaweten Shooting Club (RJSC) Cup I di Desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur, Sabtu, 30 Agustus 2025. Dimulainya kejuaraan ditandai dengan letusan peluru dari senapan angin yang dilepaskan langsung oleh Misnohartaku.
Pembukaan kejuaraan ini turut dihadiri Kepala Desa Jaweten, Ketua RJSC, perwakilan Perbakin Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Umum Perbakin Barito Timur, jajaran Polres Barito Timur, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan terhadap perkembangan olahraga menembak di Barito Timur.
Dalam sambutannya, Misnohartaku menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan perdana tersebut. Menurutnya, RJSC Cup I bukan hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga dapat menjadi identitas tematik Desa Jaweten.
“Ini seperti branding untuk Desa Jaweten. Dengan adanya program tematik berupa kejuaraan menembak setiap tahun, desa ini akan dikenal luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pj Sekda juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur siap mendukung pengembangan olahraga menembak melalui organisasi KONI. Minat masyarakat dinilai cukup besar karena tradisi berburu dengan senapan angin yang masih melekat di desa-desa kini diarahkan ke jalur olahraga prestasi.
Ketua Panitia Penyelenggara, Brianto, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari Pemkab Barito Timur, Perbakin, hingga sponsor.
Ia menjelaskan, sehari sebelum pembukaan telah digelar lomba untuk kategori lokal Barito Timur, meliputi nomor Senapan Uklik Visir 17 meter dan Tripos Metal Silhouette PCP 33 meter.
“Sedangkan hari ini hingga besok, kita melaksanakan lomba untuk kategori open nasional, yaitu Benchrest HR 25 meter,” jelasnya.
Panitia menyiapkan hadiah besar bagi para juara. Untuk kategori lokal, juara kelas Uklik Visir 17 meter berhak atas medali, piagam, dan uang tunai Rp1 juta untuk juara pertama, Rp750 ribu untuk juara kedua, serta Rp500 ribu untuk juara ketiga. Di kelas Tripos Metsil 33 meter, juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp750 ribu.
Pada kategori open nasional Benchrest HR 25 meter WRABF, hadiah yang disiapkan lebih besar, yakni Rp4 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, dan Rp2 juta untuk juara ketiga, selain medali dan piagam. Panitia juga menyediakan door prize di hari terakhir kejuaraan untuk menambah semarak kegiatan.
“Kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian lomba hingga kategori open nasional. Door prize juga sudah disiapkan untuk memotivasi semangat peserta,” tandas Brianto. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









