SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Sosial (Dinsos) Kotawaringin Timur mensosialisasikan sekolah rakyat saat mengikuti pawai pembangunan kategori kendaraan hias, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Sekolah rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat untuk memberikan akses belajar anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama bagi mereka yang mengalami hambatan dalam mengakses pendidikan formal.

Program ini dirancang untuk menekan angka putus sekolah, memperluas jangkauan pendidikan serta membentuk generasi yang tidak hanya berpengaruh tetapi berkarakter dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari komitmen bersama dalam pembangunan SDM, sekolah rakyat hadir sebagai wadah pembelajaran yang inklusif tanpa biaya dan berbasis kepada kebutuhan masyarakat.

Dinsos Kotim senantiasa mendukung upaya ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak bangsa, cerdas bersama tumbuh setara.

Mobil hias Dinsos Kotim tersebut menampilkan miniatur sekolah rakyat. Adapun, Dinsos menjadi salah satu dari 61 peserta kategori kendaraan hias. Ketua Panitia Alang Arianto menyampaikan, pawai pembangunan tahun ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi.

Peserta terdiri dari 5 kategori yaitu kendaraan hias 61 peserta, pejalan kaki pelajar 71 peserta, drum band 19 peserta, pejalan kaki umum 100 peserta, sepeda hias 6 kelompok peserta.

"Total keseluruhan ada 257 peserta yang mengikuti pawai pembangunan tahun ini," kata Alang. (DEWI PATMALASARI/y)