BORNEONEWS, Palangka Raya - Suasana khusyuk menyelimuti Catholic Center Palangka Raya pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, ketika umat Katolik dari berbagai penjuru wilayah berkumpul dalam Doa Bersama yang dipimpin langsung oleh Direktur Catholic Center, RD Alfonsus Danang Widhi Anggoro.
Kegiatan rohani ini dihadiri oleh para Suster, Bruder, dan umat Katolik yang merindukan kedamaian dan persatuan di tengah dinamika bangsa.
Dalam balutan kesederhanaan dan keheningan, Romo Danang memimpin doa dengan penuh penghayatan. Ia mengajak seluruh peserta untuk membuka hati dan berserah kepada Tuhan, memohon agar Indonesia kembali menemukan jalan damai dan hidup rukun sebagai satu bangsa. Doa-doa yang dipanjatkan malam itu bukan hanya ungkapan harapan, tetapi juga bentuk kepedulian spiritual terhadap kondisi sosial-politik yang tengah dihadapi negeri ini.
Romo Danang secara khusus memohon agar kebijakan-kebijakan yang lahir dari para pemimpin bangsa dapat berpihak kepada rakyat kecil dan dilandasi oleh kuasa Roh Kudus.
“Semoga setiap keputusan yang diambil bukan semata demi kepentingan golongan, tetapi demi kesejahteraan seluruh anak bangsa,” ucapnya dalam doa yang menggugah hati para hadirin.
Para peserta yang hadir tampak larut dalam suasana doa, beberapa di antaranya menitikkan air mata saat merenungkan kondisi Indonesia saat ini. Doa Bersama ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan iman, bahwa dalam situasi apapun, harapan akan masa depan yang lebih baik tetap harus dijaga dan diperjuangkan melalui doa dan tindakan nyata.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarumat Katolik di Palangka Raya. Usai doa, para peserta menyalakan lilin sebagai simbol kedamaian. Umat juga saling menyapa dan berbagi cerita, menunjukkan bahwa spiritualitas tidak hanya berhenti di altar, tetapi juga hidup dalam relasi sehari-hari. Catholic Center pun berkomitmen untuk terus menjadi tempat yang menyuarakan nilai-nilai kasih, keadilan, dan perdamaian.
Dengan semangat kebersamaan dan doa yang tulus, Catholic Center Palangka Raya mengirimkan pesan kuat kepada seluruh masyarakat Indonesia: bahwa harapan akan kedamaian bukanlah utopia, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan jika setiap hati bersatu dalam kasih dan iman. (TESTI PRISCILLA/H)









