BORNEONEWS, Sampit - Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kotawaringin Timur (Kotim) Johny Tangkere mengusulkan agar Sampit Trade Expo berkolaborasi dengan Festival Budaya Habaring Hurung pada tahun 2026 mendatang.
"Kolaborasi dengan Dekranasda se-Kalimantan Tengah serta Dinas Pariwisata dengan festival budaya habaring hurung akan menambah kemeriahan dan daya tarik bagi masyarakat lokal dan nasional," kata Johny, Minggu, 31 Agustus 2025.
Dirinya berharap agar tahun 2026, pagelaran Sampit Trade Expo ini dapat menjadi agenda tahunan yang kembali diadakan di awal tahun sebagai rangkaian dari perayaan hari jadi Kotim. Untuk menambah semarak kegiatan tersebut sekaligus pelestarian budaya, sehingga selain bazar UMKM juga dirangkai dengan festival budaya habaring hurung.
Adapun Sampit Trade Expo 2025 yang digelar 23-30 Agustus 2025 berhasil menyedot 40.000 pengunjung dan perputaran uang mencapai Rp5 miliar.
"Perputaran uang selama kegiatan sampit trade expo sekitar Rp5 miliar. Jumlah pengunjung setiap harinya sekitar 5.000 orang, sehingga total kurang lebih 40.000 kunjungan selama sampit trade expo," ujarnya.
Lanjut Johny, selain itu juga tercatat pendapatan daerah dari sewa lahan kegiatan, retribusi parkir, sewa tenda bazar, sewa daya listrik, dan lain-lain sebesar Rp65 juta.
"Selama beberapa hari terkahir kita telah bersama menyaksikan semangat dan geliat perekonomian lokal melalui partisipasi para pelaku usaha, umkm, dan mitra dagang dari berbagai daerah. Expo ini bukan hanya jadi ajang promosi produk unggulan, tetapi juga ruang kolaborasi, inovasi dan pertukaran ide pelaku ekonomi," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









