PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pegawai dan pimpinan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Apel Pagi di halaman kantor Balai Bahasa baru-baru ini sebagai kegiatan rutin ini yang menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kerja dan menyampaikan arahan strategis kepada seluruh jajaran pegawai.

Dalam apel tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau bertindak sebagai pembina apel. Sukardi menyampaikan apresiasi atas terselesaikannya kegiatan wawancara Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi atau ZI-WBK yang telah dilaksanakan dengan baik.

“Keberhasilan tahap wawancara ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pegawai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,“ kata Sukardi pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Kepala Balai mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi tahap penilaian ZI-WBK selanjutnya. Ia menekankan bahwa seluruh pegawai perlu menjaga konsistensi dalam penerapan prinsip integritas, pelayanan publik yang prima, serta dokumentasi yang mendukung proses evaluasi.

“Kita tidak boleh lengah. Tahapan berikutnya menuntut bukti nyata dari komitmen kita,” ujarnya.

Selain penyampaian arahan, apel pagi tersebut juga menjadi ajang penghargaan bagi pegawai yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengabdiannya. Penyerahan penghargaan Satyalencana Karyasatya dilakukan secara simbolis kepada sejumlah pegawai Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas masa kerja dan kontribusi mereka dalam mendukung kemajuan lembaga.

Suasana apel berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para pegawai tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga menumbuhkan motivasi untuk terus berkontribusi secara profesional. Penyerahan penghargaan menjadi momen haru yang menginspirasi pegawai lainnya untuk terus berkarya dan menjaga integritas.

Dengan terlaksananya apel pagi ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencapaian ZI-WBK bukanlah akhir, melainkan awal dari transformasi berkelanjutan menuju birokrasi yang bersih dan melayani. (TESTI PRISCILLA/H)