PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta menggelar riset kolaboratif di Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu, Sumatera Utara, pada 25–30 Agustus 2025.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika erosi dan sedimentasi berdasarkan jenis tutupan lahan, sebagai langkah strategis dalam mitigasi degradasi lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Ketua Tim Riset, Prof Rahmawaty, menyatakan bahwa DAS Wampu dipilih karena memiliki kompleksitas tutupan lahan yang mencakup hutan lindung, perkebunan, dan pemukiman.

“Kami ingin melihat bagaimana perubahan tutupan lahan memengaruhi tingkat erosi dan sedimentasi, serta dampaknya terhadap kualitas air dan stabilitas ekosistem,” ujarnya kepada Borneonews pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Pada hari pertama, tim melakukan pengambilan sampel di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Bukit Lawang dan area perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Pengamatan difokuskan pada karakteristik tanah, kemiringan lahan, dan aliran permukaan yang berpotensi menyebabkan sedimentasi tinggi.

Hari berikutnya, kegiatan berlanjut di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, yang memiliki topografi berbukit dan tutupan lahan beragam, mulai dari pertanian hortikultura hingga semak belukar. Sampel tanah dari lokasi ini akan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui potensi erosi dan dampak sedimentasi.

Penelitian ini juga memanfaatkan teknologi pemetaan tutupan lahan melalui citra satelit dan drone. Kolaborasi antara USU dan BRIN memungkinkan integrasi antara pendekatan akademik dan teknologi riset mutakhir, sehingga hasil kajian dapat menjadi dasar kebijakan pengelolaan DAS yang adaptif.

Riset ini turut melibatkan Forum DAS Wampu, Balai Litbang DAS Wampu Sei Ular, Universiti Putra Malaysia (UPM), serta mahasiswa MBKM S1 Kehutanan dan S3 Prodi PSL USU. Hasil akhir akan dipublikasikan dalam bentuk laporan ilmiah dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. (TESTI PRISCILLA/H)