KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Angin puting beliung yang cukup besar terjadi di perairan Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, pada Minggu sore, 31 Agustus 2025.

Peristiwa ini membuat warga setempat panik dan waswas karena pusaran angin mendekati permukiman mereka.

Dengan diameter sekitar 10 meter, pusaran angin tersebut berputar sangat cepat. Warga yang menyaksikan fenomena alam ini melihat dengan jelas puing-puing berupa daun dan ranting ikut terangkat dan berputar di dalam pusaran. 

Kejadian ini disaksikan secara menegangkan oleh warga karena puting beliung terlihat mengarah ke daratan.

Puting beliung ini dilaporkan terjadi beberapa saat sebelum hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut. 

Menurut salah satu warga, Rianti, cuaca sebelumnya sangat panas. Perubahan cuaca yang ekstrem ini diduga menjadi pemicu terjadinya puting beliung. "Sebelumnya cuaca cukup panas, tapi tiba-tiba berubah drastis menjelang sore," ucap Rianti. 

Cuaca buruk tidak hanya melanda Muara Dadahup. Wilayah sekitarnya, termasuk Kuala Kapuas, juga mengalami hal serupa.

Hujan deras dan angin kencang yang menyertai  menyebabkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas, seperti pohon tumbang atau kerusakan infrastruktur. (SABRIANOOR/R)