KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aksi demonstrasi yang digalang oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kapuas berlangsung di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas pada Senin siang, 1 September 2025. Unjuk rasa ini merupakan bagian dari gelombang protes yang terjadi serentak di berbagai daerah di Indonesia, puncaknya diperkirakan hari ini, terkait sejumlah kontroversi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Iring-iringan demonstran memulai pergerakannya dari berbagai penjuru menuju Bundaran Kecil Raja Bunu, Kuala Kapuas atau depan Kantor DPRD Kapuas sejak pukul 13.00 WIB. 

"Massa lain terus bergerak menuju arah DPRD," ungkap Rusani, salah satu peserta aksi.

Pada pukul 13.46 WIB, rombongan demonstran sudah terpantau melintasi Jalan Tambun Bungai, menuju kantor DPRD Kapuas. Akibatnya, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan mengalami pengalihan. Pengendara yang hendak melintas ke arah Jalan Ayani dari simpang tiga Seroja diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif lain, yaitu melalui Jalan Seroja. 

Unjuk rasa ini sendiri mengusung tajuk "Seruan Aksi Jilid II: Bersama Rakyat Tegakkan Keadilan." Slogan ini menegaskan kembali tuntutan utama para demonstran, yakni penegakan keadilan yang dianggap semakin terkikis. Mereka menyoroti berbagai isu kontroversial yang melibatkan DPR, yang memicu kemarahan publik dan memicu gerakan protes massal ini.

Aksi yang berlangsung di Kapuas ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan cerminan dari kegelisahan nasional yang kian memuncak. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, buruh, hingga aktivis, turun ke jalan di berbagai kota untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kinerja dan kebijakan DPR. 

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi di depan DPRD Kapuas masih berlangsung dan massa terus berdatangan. Pihak keamanan dan aparat terkait terus bersiaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi agar tetap berjalan tertib dan damai. (SABRIANOOR/j)