SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah staf Sekretariat DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) tampak membersihkan coretan-coretan vandalisme demonstran di jalan, pagar dan papan nama Kantor DPRD Kotim, Senin, 1 September 2025.

Kegiatan menghapus coretan tersebut nampak setelah massa dari Aliansi Kesatuan Rakyat Sipil membubarkan diri.

Vandalisme tersebut diketahui dilakukan oleh salah satu konten kreator di Sampit. Coretan menggunakan cat semprot (pilok) warna putih, hitam, merah dan biru itu menuliskan protes terhadap kepolisian dan DPR.

Adapun salah satu penanggung jawab aksi M Rizqi Ramadani membenarkan konten kreator tersebut merupakan bagian dari Aliansi Kesatuan Rakyat Sipil. Sebelumnya yang bersangkutan telah izin untuk melakukan aksi tersebut. Rizqi mengatakan hal itu merupakan bentuk ekspresi. 

"Itu bentuk ekspresi. bisa dibersihkan dengan cepat, awalnya beliau bilang bahawa akan coret-coret, itu ekspresi mereka," katanya.

Aksi coret-coret menggunakan cat semprot tersebut disebut masih wajar dalam mengutarakan ekspresi.

"Asalkan tidak sampai membakar atau menghancurkan. Untuk mengecat ulang atau membersihkan kami siap. HMI pun siap membersihkan itu," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)