BORNEONEWS, Pulang Pisau - Unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah menjadi perhatian publik, tak terkecuali di Kabupaten Pulang Pisau.
Terkait itu, Ketua Ormas Tario Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Nikco menyampaikan, TBBR Pulpis sudah mengimbau anggotanya untuk tidak terpancing dan terprovokasi yang berujung pada tindakan anarkis.
"Jika ada anggota TBBR khusunya yang mahasiswa, yang ikut serta dalam unjuk rasa, kami tidak melarang, silahkan saja menyampaikan pendapat dan aspirasi di muka umum, sudah di atur undang-undang," kata Nikco, Senin, 1 September 2025.
Namun, Nicko berpesan, aspirasi dan pendapat disampaikan dengan baik dan benar, jangan sampai anarkis atau melakukan tindakan yang melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri.
Nikco juga mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi informasi dari media sosial yang belum tentu kebenarannya. Jika mendapatkan informasi, diharapkan bisa menyaring terlebih dahulu dan jangan sampai dijadikan alat provokasi.
"Kita sama-sama menjaga persatuan dan kedamaian serta kondusifitas di Bumi Handep Hapakat, demi kelancaran pembangunan. Jangan sampai mudah terpancing, karena pada situasi saat ini di media sosial banyak informasi yang belum tentu kebenarannya," ujar Nikco.
Nikco juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Pulpis untuk tidak anti kritik, karena itu salah satu cara bagi masyarakat, mahasiswa dan ormas menyampaikan aspirasinya. (RETHA/y)









