BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Pulau Kupang tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Tidak seperti biasanya, acara yang diselenggarakan di atas kapal susur sungai pada Minggu kemarin, 31 Agustus 2025 tersebut, memberikan pengalaman spiritual yang unik dan berkesan.
Pemandangan alam yang memukau menjadi latar belakang yang sempurna saat lantunan salawat dan syair maulid menggema di sepanjang aliran Sungai Kapuas. Turut hadir, Sekretaris Kecamatan Bataguh, Dino Aries Fahrizal, yang memuji inovasi ini.
"Kalau biasanya Maulid Nabi diselenggarakan di masjid atau aula, sekarang kita di ruangan terbuka sambil berjalan di atas sungai, ini tentu sesuatu yang baru," ungkapnya.
Lurah Pulau Kupang, Erliansyah, menjelaskan bahwa ide unik ini bertujuan untuk meneladani Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahim antarwarga. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah momen tak terduga saat kapal melintasi Pulau Kupang.
Saat Ustadz Ahmad Zakki Zamani sedang memberikan tausiah, beberapa bekantan, primata endemik Kalimantan, terlihat bergelantungan di dahan pohon. Kemunculan bekantan-bekantan ini menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta, sekaligus mengingatkan mereka akan keindahan dan kekayaan alam yang harus dijaga.
Momen langka ini menjadi pembicaraan hangat dan membuat acara Maulid Nabi di atas sungai semakin tak terlupakan. Kombinasi antara kegiatan keagamaan, kebersamaan, dan interaksi dengan alam liar ini benar-benar memberikan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain. (SABRIANOOR/H)









