KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung pada Senin, 1 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan yang tepat bagi para korban.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, BPBD Kapuas menyerahkan bantuan logistik kepada para korban untuk meringankan beban mereka. Bantuan yang disalurkan berupa bahan kebutuhan pokok seperti mi instan, yang diserahkan secara langsung di lokasi kejadian.

TRC BPBD Kabupaten Kapuas, bekerja sama dengan Dinas Sosial, TNI-Polri, dan pihak desa, segera melakukan pendataan terperinci di lokasi. Upaya pendataan ini penting untuk memastikan seluruh korban mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Bencana yang terjadi pada Minggu, 31 Agustus 2025 sore, ini menyebabkan dampak yang signifikan. Berdasarkan laporan sementara hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD di lokasi kejadian, sebanyak 38 unit rumah mengalami kerusakan dan 43 Kepala Keluarga terdampak.

"Satu korban mengalami luka ringan dan 43 Kepala Keluarga terdampak," jelas Pangeran S. Pandiangan. Tim medis segera dikerahkan untuk memberikan pelayanan kepada korban luka dan warga yang terdampak.

Hingga saat ini, upaya penanganan dan pendataan masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah Kabupaten Kapuas mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan dan saat cuaca ekstrem. (SABRIANOOR/j)