SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang penumpang kapal KM. Dharma Rucitra VI tujuan Sampit - Semarang, berinisial SO melopat ke laut dari atas kapal, Senin, 1 September 2025.

Dari informasi yang didapat, sebelum melompat ke laur korban sempat mendapat perawatan oleh mentri kapal karena korban mengalami kesakitan. Kemudian, tidak berselang lama korban tiba-tiba berlari dan melompat ke laut.

Posisi korban lompat ke laut di 03°18.087'E/113°05.295'E dengan jarak kurang lebih 15 mil dari OB Sampit.

Petugas cleaning servis kapal yang melihat korban yang hendak melompat berupaya menahan, namun gagal karena korban lebih dulu melompat ke laut.

Manager Dharma Lautan Utama (DLU) Sampit, Hendrik Sugiharto, membenarkan kejadian tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban yang berasa di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Kita sudah menghubungi keluarga korban dan berkoordinasi, ini sudah clear keluarga korban sudah terima atas kejadian ini," kata Hendrik Sugiharto, Selasa, 2 September 2025.

Saat ini pencarian terhadap korban masih dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL dan Polair Polres Kotim.

Sementara itu, saat di konfirmasi Kasat Polair Polres Kotim AKP Risky Hidayah Harahap mengatakan, pihaknya telah menerjun personel untuk mencari korban.

"Anggota sudah berangkat, dan akan bergabung dengan tim gabungan untuk mencari korban," ucap AKP Risky Hidayah Harahap. (BUDDI RAHMAT H/R)