PANGKALAN BUN –

Borneonews – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menggelar apel serta patroli gabungan bertajuk “Patroli Bersama Masyarakat Menjaga Negeri” di Taman Kota Manis, Pangkalan Bun.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi seluruh elemen dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Bumi Marunting Batu Aji.

Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa dalam amanatnya menegaskan bahwa jaminan keamanan menjadi prioritas utama aparat.

“Kita bekerja sama menciptakan keamanan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, baik ekonomi maupun kegiatan lainnya. Kami hadir menjamin keamanan dan kelancaran seluruh aktivitas masyarakat Kotawaringin Barat,” ucapnya.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah dalam amanatnya menekankan pentingnya persaudaraan dan kebersamaan. Ia menolak segala bentuk upaya adu domba yang dapat memecah belah masyarakat.

“Kita tidak menginginkan Kobar terpecah. Aspirasi masyarakat adalah bahan evaluasi bagi kami, tapi jangan disampaikan dengan cara anarkis. Mari kita junjung kekompakan dan sinergi untuk melindungi daerah kita agar tetap aman, nyaman, dan roda ekonomi tetap berjalan,” ungkapnya.

Komitmen pengamanan juga disampaikan Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto. Ia menegaskan kesiapan jajarannya menjaga objek vital yang ada di Kotawaringin Barat.

“Kami akan mengamankan depot Pertamina, bandara, dan pelabuhan. Sebab jika terjadi kerusakan di objek vital ini, tentu akan berdampak besar pada perekonomian dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Usai apel, Bupati Kobar secara resmi melepas patroli gabungan skala besar. Ratusan personel TNI-Polri bersama unsur masyarakat turun langsung menyisir titik-titik strategis di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya.

Kehadiran mereka di lapangan sekaligus menjadi pesan kuat bahwa keamanan Kobar adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Sinergi antara aparat dan warga dianggap penting untuk meredam potensi konflik serta menjaga ruang publik tetap kondusif. Terlebih di tengah dinamika sosial politik saat ini, kehadiran aparat dan pemerintah bersama rakyat menjadi pondasi dalam memperkuat persatuan.

Dengan sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kegiatan patroli gabungan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Kotawaringin Barat tetap dalam kondisi aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.

Situasi positif ini menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas, memperkuat persaudaraan, serta memastikan roda perekonomian masyarakat terus berjalan lancar. Mari bersama-sama menjaga Kobar tetap damai, rukun, dan nyaman bagi semua. (Siti Akobah)