BORNEONEWS – Sebanyak tujuh pejabat di Kabupaten Barito Timur resmi mendaftar dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) hingga penutupan pendaftaran pada Senin, 1 September 2025, pukul 15.00 WIB.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Timur, Jhon Wahyudi, mengatakan seluruh peserta berasal dari pejabat internal pemerintah daerah.
Mereka yang mendaftar antara lain Pj Sekda Misnohataku, Kepala Badan Kesbangpol Anda Kriselina, Staf Ahli Bupati Osa Awatanu, Kasatpol PP Ristanto Pratomo, Inspektur Josmar L Banjar Nahor, Kepala DPMPTSP Andrunganyan, serta dirinya sendiri sebagai Kepala BKPSDM.
“Hingga batas akhir pendaftaran, tercatat tujuh pejabat telah melengkapi seluruh dokumen. Hari ini panitia seleksi mengumumkan hasil seleksi administrasi sekaligus melakukan rapat penetapan kriteria penilaian untuk tahapan berikutnya,” jelas Jhon, Selasa, 2 September 2025.
Proses seleksi selanjutnya akan dimulai dengan penulisan makalah pada 4 September, disusul asesmen kompetensi oleh Assessment Center Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 9–11 September. Tahap akhir berupa presentasi makalah dan wawancara akan berlangsung pada 15–16 September di Universitas Palangka Raya.
“Hasil akhir seleksi ditetapkan pada 17 September dan diumumkan melalui situs resmi BKPSDM Barito Timur sehari setelahnya,” tambah Jhon.
Jabatan Sekretaris Daerah sendiri memiliki peran strategis dalam pemerintahan daerah. Sekda bertugas membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasikan perangkat daerah, sekaligus menjadi motor penggerak administrasi pemerintahan.
Sekda juga berfungsi sebagai penghubung antara Bupati dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar program pembangunan berjalan efektif dan terintegrasi.
“Sekda merupakan jabatan kunci dalam birokrasi daerah karena bertanggung jawab memastikan roda pemerintahan berjalan baik. Karena itu seleksi dilakukan secara terbuka, objektif dan sesuai ketentuan agar menghasilkan pejabat yang kompeten dan mampu mendukung visi misi kepala daerah,” tegas Jhon Wahyudi. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









