BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah menghadiri Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program penyediaan 3 juta rumah.
Kegiatan yang juga disertai arahan Menteri Dalam Negeri RI ini digelar secara virtual pada Selasa, 2 September 2025 di Aula Antakusuma Pangkalan Bun Park.
Bupati menegaskan Pemkab Kobar berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat.
“Pemkab Kobar terus melakukan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi, termasuk dengan memperkuat kerja sama antar-instansi serta menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok. Selain itu, kami juga siap mendukung program 3 juta rumah agar masyarakat Kobar dapat merasakan manfaatnya,” jelas Bupati.
Menurut Bupati, upaya pengendalian inflasi menjadi sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
“Kebijakan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Inflasi yang terkendali bukan hanya menjaga stabilitas ekonomi, tapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa program 3 juta rumah merupakan langkah strategis pemerintah pusat yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kami memandang bahwa penyediaan rumah layak huni akan memberikan dampak sosial yang besar, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Rakor tersebut juga menjadi ajang evaluasi kinerja daerah dalam mengawal kebijakan nasional. Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor.
“Stabilitas ekonomi tidak bisa hanya ditopang pemerintah semata, tetapi juga memerlukan peran aktif swasta dan masyarakat agar kebijakan yang dirancang pusat dapat diimplementasikan dengan baik di daerah,” jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/J)









