SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengikuti rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait perkembangan situasi nasional dan upaya pengendalian inflasi di tahun 2025. 

“Alhamdulillah, inflasi di Kotim terkendali dengan baik. Bahkan, kita mengalami deflasi dan tidak termasuk dalam empat provinsi dengan inflasi tertinggi. Ini hasil kerja sama semua pihak,” ujarnya, Selasa, 2 September 2025.

Rakor tersebut digelar secara virtual dan diikuti oleh kepala daerah se-Indonesia. Pemkab Kotim sendiri melaksanakan zoom meeting di Gedung B Kantor Sekretariat Daerah (Setda).

Adapun berdasarkan data BPS Kotim tingkat deflasi month-to-month (m-to-m) Sampit Agustus 2025 sebesar 0,28 persen dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) Sampit Agustus 2025 sebesar 1,56 persen.

Selain membahas inflasi, rapat koordinasi juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah situasi nasional.

Mendagri meminta pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat dan masyarakat agar kondisi tetap aman dan terkendali.

Halikinnor mengaku prihatin atas insiden yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

“Kita cukup prihatin apa yang terjadi terhadap saudara kita, ada yang sampai kehilangan nyawa. Semoga Khusnul Khotimah dan ada hikmahnya dengan pengorbanan itu Indonesia menjadi lebih baik lagi," imbuhnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Kotim yang telah menyampaikan aspirasi secara damai aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Kesatuan Rakyat Sipil di depan Kantor DPRD Kotim pada Senin, 1 September 2025.

“Saya juga terima kasih kemarin unjuk rasa disampaikan dengan santun, beretika dan kondusif. Mudah-mudahan daerah kita tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Semoga Indonesia cepat damai dan fokus untuk membangun baik daerah kita maupun Indonesia," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)