PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan soliditas semua pihak berhasil menjaga pelajar SMA, SMK, dan SKH agar tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi.

Hal ini disampaikannya usai pelaksanaan rangkaian doa bersama lintas agama yang diikuti 97 ribu siswa se-Kalteng.

Kegiatan doa bersama tersebut berlangsung serentak di seluruh sekolah. Siswa dan guru berdoa sesuai dengan agama masing-masing, mencerminkan toleransi sekaligus semangat menjaga persatuan di Bumi Tambun Bungai.

Reza mengungkapkan rasa syukur kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Ia menilai momentum ini menjadi bukti bahwa koordinasi semua pihak dapat menjaga siswa tetap fokus pada pendidikan.

“Alhamdulillah kegiatan doa bersama hari ini berjalan dengan lancar, dan alhamdulillah juga demonstrasi yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota berjalan kondusif, tidak ada korban, dan bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya baru baru ini.

Ia menambahkan, sampai saat ini tidak ada laporan pelajar SMA/SMK/SKH yang ikut aksi demonstrasi. Menurutnya, hal ini merupakan hasil kerja sama, soliditas, dan kekompakan yang terbangun di lingkungan pendidikan.

Reza berharap doa bersama ini menjadi ladang ibadah dan membangun karakter siswa. Ia juga mengajak kepala sekolah serta tenaga pendidik untuk menjaga kebersamaan.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah di mata Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Mari tetap semangat, tetap kompak, satu sikap, satu suara untuk pendidikan Kalimantan Tengah semakin maju sebagaimana yang diinginkan oleh Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/y)