BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur menggelar lomba domino antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan, Selasa, 2 September 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 30 peserta turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Suasana kompetitif berpadu dengan keakraban tampak jelas di arena pertandingan, mencerminkan semangat kebersamaan yang ingin ditumbuhkan melalui permainan tradisional ini.
Kepala DLH Barito Timur, Mishael, menjelaskan bahwa lomba domino dipilih karena akrab dengan masyarakat dan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai lintas instansi.
“Setiap OPD diwajibkan mengirim delapan peserta putra dan putri. Dengan begitu, semangat sportivitas dan kebersamaan bisa lebih luas terjalin,” ujarnya.
Mishael menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga rekreasi sehat bagi aparatur sipil negara.
“Kami berharap lomba ini bisa memperkuat silaturahmi antarpegawai serta menumbuhkan rasa kebersamaan dalam membangun daerah,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyiapkan trofi, piagam, serta uang pembinaan. Untuk kategori putra maupun putri, juara I menerima Rp1 juta, juara II Rp750 ribu, juara III Rp500 ribu, dan juara harapan I Rp250 ribu.
“Hadiah ini bukan semata soal nominal, melainkan apresiasi atas sportivitas dan partisipasi seluruh peserta,” ungkap Mishael.
Pemenang kategori putra yaitu Juara I Pilin dari Badan Kesbangpol, Juara II Dabut dari Sekretariat Daerah, Juara III Irfan dari Baplitbangda dan Juara Harapan I Agus dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sementara kategori putri, Juara I diraih Novi Kateluni dari Disbudparpora, Juara II Ana dari Sekretariat Daerah, Juara III Rusnita dari Bapenda serta Juara Harapan I Ami Olivia Mentari dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Melalui kejuaraan ini, DLH Barito Timur ingin menunjukkan bahwa peringatan hari besar tidak selalu harus berlangsung secara seremonial.
"Aktivitas sederhana seperti lomba domino dapat menghadirkan keceriaan, memperkuat solidaritas dan menghidupkan nilai sportivitas yang sejalan dengan semangat kemerdekaan," kata Mishael. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









