PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPTD Puskeswan Kalampangan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengimbau seluruh peternak babi di wilayahnya untuk menerapkan biosecurity secara ketat guna mencegah penyebaran virus African Swine Fever atau ASF yang sangat mematikan bagi ternak babi.

Menurutnya, langkah ini penting untuk melindungi populasi ternak dan mencegah kerugian ekonomi yang besar.

“ASF bukan penyakit yang bisa menular ke manusia, tapi dampaknya terhadap peternakan sangat serius. Tingkat kematian babi yang terinfeksi bisa mencapai 100 persen,” ujar drh Eko kepada Borneonews pada Rabu, 3 September 2025.

Ia menekankan bahwa babi yang mati mendadak akibat ASF harus segera dikubur dan tidak boleh dibuang sembarangan, apalagi ke sungai atau tempat umum.

Biosecurity yang dimaksud meliputi penyemprotan disinfektan secara rutin di kandang, pembatasan akses orang luar ke area peternakan, serta pemisahan antara babi yang sehat dan yang menunjukkan gejala sakit.

“Peternak harus disiplin. Jangan sampai babi yang sakit dipotong lalu dijual. Itu sangat berbahaya,” tambahnya.

Selain itu, drh Eko juga mengingatkan agar peternak tidak menerima babi dari luar daerah dan tidak mengirimkan babi ke luar Palangka Raya selama masa pembatasan distribusi ternak. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus yang bisa menyebar melalui kontak langsung, air, limbah, bahkan peralatan dan kendaraan.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah menerbitkan surat edaran yang berisi panduan penanganan ASF.

Peternak yang menemukan ternaknya sakit diminta segera melapor ke Petugas Penyuluh Lapangan atau langsung ke DPKP. Kandang yang terpapar harus dikosongkan selama dua bulan dan disterilkan sebelum digunakan kembali.

Dengan penerapan biosecurity yang ketat dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan hewan, drh Eko berharap wabah ASF dapat dikendalikan.

“Kesehatan ternak adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga agar peternakan tetap aman dan berkelanjutan,” tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)