TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Sebanyak 30 siswa kelas I SD Katolik Trinitas Tamiang Layang melakukan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Barito Timur, Rabu, 3 September 2025. Kedatangan mereka yang didampingi tiga guru disambut hangat oleh jajaran perpustakaan daerah.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barito Timur, Ari Panan P Lelu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai antusiasme dan keceriaan para siswa menjadi momentum penting untuk menanamkan budaya membaca sejak usia dini.

“Gemar membaca sebaiknya ditanamkan sejak dini untuk membentuk generasi yang tangguh dan cerdas,” ujarnya saat menyambut siswa.

Menurut Ari Panan, pepatah “membaca adalah jendela dunia” bukan sekadar ungkapan. Dengan membaca, anak-anak dapat memperluas wawasan, menambah pengetahuan tentang ilmu pengetahuan, sejarah, budaya serta berbagai aspek kehidupan. Hal itu akan membantu mereka memahami dunia dengan lebih baik sekaligus mengembangkan pola pikir kritis.

Dia menegaskan, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan sumber inspirasi bagi generasi muda. 

“Kami ingin anak-anak merasa nyaman berada di perpustakaan. Semakin sering mereka datang, semakin besar peluang minat baca itu tumbuh,” kata Ari Panan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya dari SD Trinitas, tetapi juga sekolah lain di wilayah Barito Timur. 

“Kami sangat mendorong agar sekolah-sekolah menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari proses belajar bersama. Kegiatan seperti ini perlu diulang agar anak-anak semakin dekat dengan buku,” tambahnya.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya nyata untuk memperkuat gerakan literasi di Barito Timur. Dengan keterlibatan aktif sekolah dan dukungan pemerintah daerah, minat baca generasi muda diharapkan semakin berkembang dan menjadi modal penting bagi masa depan mereka. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)