BORNEONEWS, Palangka Raya – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengumumkan penundaan sementara pekerjaan penggantian batang diagonal Jembatan Pulang Pisau. Keputusan ini diambil untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lebih matang dan aman.
Kepala BPJN Kalteng, Robert Himawan Hamiseno, menyampaikan bahwa pihaknya memahami pentingnya jembatan tersebut bagi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, setiap langkah pekerjaan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
"Penundaan ini demi menjamin keselamatan dan kualitas hasil pekerjaan," ujarnya, Rabu, 3 September 2025.
Menurut Robert, jembatan Pulang Pisau merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan arus transportasi barang dan orang. Dengan demikian, pekerjaan perbaikan maupun penggantian komponen jembatan harus benar-benar terukur agar tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.
BPJN Kalteng juga menegaskan bahwa jadwal terbaru pekerjaan akan segera diinformasikan setelah semua persiapan teknis selesai. "Kami mohon masyarakat bersabar. Begitu jadwal baru sudah siap, kami akan segera mengumumkan," tambahnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas pengertian dan dukungan masyarakat Pulang Pisau. "Kami berterima kasih kepada warga yang sudah mendukung upaya peningkatan infrastruktur ini. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi kelancaran pekerjaan," ucap Robert.
Sementara itu, BPJN Kalteng memastikan selama masa penundaan tidak ada gangguan terhadap aktivitas lalu lintas di sekitar jembatan. Masyarakat tetap bisa melintasi jembatan seperti biasa hingga pekerjaan kembali dilanjutkan.
Penundaan ini diharapkannya dapat memberikan hasil pekerjaan yang lebih maksimal, sehingga jembatan Pulang Pisau tetap kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang. (MARINI/y)









