BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, M. Wiyatno, melakukan peninjauan langsung ke Bendungan Desa Buhut Jaya, Kamis, 4 September 2025. Bendungan ini dibangun berkat kolaborasi antara pemerintah desa dan PT. Telen Orbit Prima (TOP) sebagai upaya strategis untuk menyediakan sumber daya air yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Infrastruktur ini diharapkan dapat menopang tiga sektor vital yakni pertanian, perikanan, dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Berlokasi di wilayah yang rawan kekeringan dan banjir, bendungan ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengelola debit air, menjamin ketersediaan air bersih, dan mendukung ketahanan pangan lokal.
Secara fisik, bendungan ini memiliki dimensi yang cukup besar, dengan panjang 23,5 meter, lebar 21,8 meter, dan tinggi 5 meter. Kapasitas tampungnya mencapai 145.928 m³, yang diproyeksikan dapat memberikan manfaat signifikan bagi sekitar 430 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di RT 1 hingga 5 Desa Buhut Jaya.
Selain menjadi sumber air bersih, bendungan ini juga berfungsi sebagai pemasok irigasi bagi lahan pertanian. Meskipun sektor pertanian di desa tersebut masih dalam tahap pengembangan, kehadiran bendungan ini menjamin pasokan air yang stabil, yang merupakan prasyarat penting untuk meningkatkan hasil panen dan produktivitas lahan.
Dalam kunjungannya, Bupati Wiyatno menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif masyarakat Desa Buhut Jaya. Ia menekankan bahwa keterlibatan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk pencegahan illegal logging, sangat krusial agar fungsi bendungan dapat berkelanjutan.
"Gotong royong masyarakat dan kolaborasi dengan perusahaan merupakan kunci agar bendungan ini bisa terus memberi manfaat lintas generasi," ucapnya.
Bupati berharap bendungan ini tidak hanya menjadi infrastruktur fisik semata, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan desa. Dengan adanya bendungan, ketahanan pangan diharapkan meningkat dan perekonomian lokal semakin kuat.
"Kita harapkan bendungan ini mampu meningkatkan ketahanan pangan, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman kekeringan maupun banjir," tambah Bupati. (SABRIANOOR/j)








