BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Kapuas menerima kunjungan kerja dari rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini berlangsung di Ruang Rapat Diskominfosantik Kapuas pada Kamis, 4 September 2025 bertujuan untuk melakukan studi komparatif terkait pengelolaan informasi daerah.
Rombongan DPRD Barito Kuala dipimpin oleh Wakil Ketua I, Harmuni, dan didampingi oleh Pimpinan serta Anggota Komisi III DPRD. Mereka berfokus pada pengawasan kebijakan pengembangan UMKM daerah dan tata kelola informasi publik di Kabupaten Kapuas. Topik ini menjadi penting bagi kedua belah pihak dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan transparansi pemerintahan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Sekretaris Diskominfosantik Kapuas, Ansyari, yang mewakili Kepala Dinas. Ia didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Iwan Pahruji.
Dalam sambutannya, Ansyari menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap melalui forum diskusi ini, kedua kabupaten bisa saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.
Menurutnya, studi banding semacam ini sangat efektif untuk mendapatkan wawasan baru dan praktik terbaik dalam mengelola informasi publik.
Kunjungan kerja ini berfokus pada bagaimana Diskominfosantik Kapuas mengelola informasi daerah, termasuk strategi yang digunakan untuk memastikan informasi sampai kepada masyarakat secara efektif dan akurat. Selain itu, rombongan juga ingin memahami bagaimana kebijakan terkait UMKM dikomunikasikan kepada publik, yang merupakan bagian dari tugas pengawasan Komisi III.
Ansyari juga berharap, kunjungan ini akan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Kuala.
"Kami berharap melalui forum diskusi dan tukar pengalaman ini, dapat terjalin kerja sama yang lebih baik antara Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Kuala dalam meningkatkan tata kelola informasi publik, khususnya dalam mendukung transparansi penyelenggaraan pemerintahan daerah," ucapnya.
Kegiatan studi komparatif ini diakhiri dengan sesi diskusi yang interaktif, diikuti dengan sesi tanya jawab, dan ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Acara ini menandai komitmen bersama antara kedua kabupaten untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi bagi masyarakat. (SABRIANOOR/j)









