NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Senat Mahasiswa (SEMA) Politeknik Lamandau mengadakan acara doa bersama di gedung Kampus Politenik. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia dan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online.

Acara ini dihadiri oleh Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, Dandim 1017/Lmd, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lamandau, Asisten I Pemkab Lamandau Meigo Basel, serta puluhan mahasiswa Politeknik Lamandau.

Ketua Umum SEMA Politeknik Lamandau, Debby Pramana Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas berbagai kejadian yang menimpa masyarakat Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa doa juga dipanjatkan untuk almarhum Affan Kurniawan.

Acara doa bersama diisi dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Para peserta berdoa untuk keselamatan bangsa, kedamaian, kesejahteraan, dan keadilan.

Debby menegaskan bahwa kegiatan ini adalah cara mahasiswa Politeknik Lamandau untuk berkontribusi positif bagi negeri. 

"Kami ingin menyuarakan aspirasi kami dengan cara yang damai dan konstruktif," katanya.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, mengapresiasi inisiatif SEMA Politeknik Lamandau. "Kegiatan ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian terhadap isu-isu penting," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa situasi di Kabupaten Lamandau tetap aman dan kondusif.

Acara doa bersama ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. (NATALIA KRISTIN/j)