SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Penumpang KM. Dharma Rucitra VI berinisial SO yang loncat dari kapal ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia di pinggir pantai Sungai Bakau, Kabupaten Seruyan, Jumat, 5 September 2025.

Dari informasi yang dihimpun korban di temukan sekitar pukul 15.45 oleh warga sekitar di titik koordinat -3°21'48, 396"S/112°41'10, 164"E.

Saat dikonfirmasi Kepala BPBD Kotim Multazam, membenarkan penemuan jenazah korban tersebut.

"Iya benar, setelah mendapatkan informasi kami langsung menuju tempat penemuan jenazah, kemudian kita evakuasi," kata Multazam Kepala BPBD Kotim, Jumat, 5 September 2025.

Jenazah korban direncanakan akan dilakukan visum di RSUD dr. Murjani Sampit, serta nantinya akan dibawa langsung oleh keluarga korban di daerah PT. MAP.

"Keluarga korban sudah mengetahui, terkait penemuan jenazah korban ini," jelas Multazam.

Diberitakan sebelumnya, korban nekat melompat ke laut karena depresi setelah istrinya meninggal dunia. Sebelum melompat ke laut korban mendapat perawatan oleh mentri kapal karena mengalami kesakitan.

"Informasi dari keluarga korban yang bersangkutan memiliki riwayat depresi karena ditinggal istrinya yang meninggal dunia. Pihak keluarga juga bingung pulangnya ke Semarang tidak ke Surabaya," kata Hendrik Sugiharto manager DLU Sampit, 2 September 2025.

Posisi korban lompat ke laut di 03°18.087'E/113°05.295'E dengan jarak kurang lebih 15 mil dari OB Sampit. (BUDDI RAHMAT H/H)