SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Warga Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dibuat resah oleh kemunculan orangutan yang kerap masuk ke kebun buah milik warga.

"Kami melakukan observasi atas laporan warga terkait kemunculan satu individu orangutan," kata Komandan BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, Jumat, 5 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, akses lokasi tersebut melalui Jalan Jenderal Sudirman Km 26 lalu masuk ke area PT Agro Bukit sekitar 40 menit perjalanan menuju lokasi.

Dari hasil observasi, dirinya tidak menemukan keberadaan orangutan secara langsung. Namun, tim menemukan satu sarang kelas 1 serta bekas buah nangka yang sudah habis dimakan satwa dilindungi tersebut.

“Areal lokasi merupakan kebun buah-buahan seperti jambu air, jambu bol, kelapa, dan lainnya milik warga. Dari keterangan warga, ada satu individu orangutan berukuran besar yang sering datang memakan buah dan mematahkan dahan pohon,” ujar Muriansyah.

Warga yang melapor, yakni Ijan dan Pak Tamrin, mengaku tidak terlalu mempermasalahkan buah yang dimakan orangutan. Namun mereka khawatir apabila satwa tersebut menyerang warga atau merusak pohon hingga mati.

Muriansyah pun memberikan penjelasan mengenai perilaku orangutan dan teknik pemantauan pergerakan satwa liar.

“Kami meminta warga untuk tetap tenang. Jika orangutan kembali muncul, segera pantau pergerakannya dan laporkan ke petugas agar bisa ditangani lebih lanjut,” katanya. (DEWI PATMALASARI/j)