PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa memberikan imbauan kepada masyarakat, agar lebih waspada setelah pihaknya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Pangeran Antasari, Pangkalan Bun.

Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp 1 miliar setelah uang yang disimpan di dalam mobil dibawa kabur pelaku.

Kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak ceroboh, terutama ketika membawa uang dalam jumlah besar.

“Kalau masyarakat ingin mengambil uang dalam jumlah besar, silakan langsung menghubungi kami. Kami siap memberikan pengawalan,” kata Theodorus, Sabtu, 6 September 2025.

Modus kejahatan pecah kaca seperti yang dilakukan para tersangka ini kerap terjadi, sehingga perlu kewaspadaan ekstra dari masyarakat.

“Jangan sampai kasus seperti ini terulang kembali. Modus-modus seperti ini memang sering dilakukan pelaku kejahatan. Maka dari itu, masyarakat harus lebih berhati-hati,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga, terlebih uang tunai dalam jumlah besar, di dalam mobil meski hanya sebentar.

“Jangan ceroboh. Jangan sampai membawa uang dalam jumlah besar lalu ditinggal begitu saja di dalam mobil. Ini bisa memancing pelaku kejahatan untuk bertindak,” tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi seluruh pihak, baik kepolisian dan masyarakat yang berhasil bersama - sama mengungkap kasus tersebut dan mengamankan tiga tersangka. (DANANG/R)