PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi krisis air bersih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terutama wilayah pesisir.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengungkapkan banyak warga di daerah pesisir Kotim, seperti Samuda, Mentaya Hilir Selatan, dan Mentaya Hilir Utara, mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih.

“Air bersih adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Namun hingga kini, kebutuhan ini masih menjadi pekerjaan rumah besar, baik bagi Pemkab Kotim maupun Pemprov Kalteng,” tegasnya, Sabtu, 6 September 2025.

Menurut Hero, kondisi tersebut semakin parah ketika musim kemarau. Masuknya air laut ke Sungai Mentaya membuat air yang dikonsumsi warga menjadi asin. Karena minimnya fasilitas air bersih, sebagian masyarakat terpaksa menggunakan air sungai yang tidak layak konsumsi.

Ia menekankan pentingnya langkah cepat, terukur, dan berkelanjutan dari pemerintah dalam menyediakan fasilitas air bersih yang memadai. Pasalnya, ketersediaan air bersih sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Semoga aspirasi ini benar-benar diperhatikan pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, sehingga masyarakat Kotim bisa segera menikmati air layak konsumsi,” tutupnya.