NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Siswa-siswi SMPN 1 Bulik mendapatkan penyuluhan Kristen dengan tema "Mengenal Toxic vs Healthy Relationship". Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau sebagai bagian dari program pembinaan karakter remaja. 

Dalam penyuluhan yang berlangsung, siswa diajak memahami perbedaan antara hubungan yang sehat dan hubungan yang toxic. Materi yang disampaikan meliputi komunikasi efektif, saling menghargai, pentingnya batasan diri, serta cara mengidentifikasi dan menghindari hubungan yang merugikan. Siswa juga berkesempatan berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber.

Kepala Kantor Kemenag Lamandau, H. Mulyono, menyatakan kegiatan ini sebagai wujud komitmen Kemenag dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. Menurutnya, kesehatan mental dan sosial adalah fondasi penting bagi perkembangan remaja.

"Kami berharap, melalui penyuluhan ini, para siswa dapat lebih memahami cara membangun hubungan yang sehat, saling mendukung, dan menghindari hal-hal yang merugikan, baik emosional maupun fisik," ujar H. Mulyono, Sabtu, 6 september 2025.

Mulyono mengatakan, kegiatan ini dapat membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membangun hubungan yang positif dan sehat, serta mampu mengidentifikasi dan menghindari hubungan yang toxic. 

"Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat," ucapnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini, menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun hubungan yang positif. (NATALIA/J)