BORNEONEWS, Pulang Pisau – Direktur RSUD Pulang Pisau dr Mulyanto Budiharjo memastikan stok obat-obatan tetap aman dan tidak mengganggu layanan kesehatan, meski Gedung Farmasi RSUD Pulpis sempat terbakar pada Juli 2025.
“Pasca kebakaran, stok obat tetap terkendali, tercukupi, dan lengkap. Masyarakat tidak perlu khawatir,” kata dr Mulyanto, Sabtu, 6 September 2025.
Mulyanto menjelaskan, gedung farmasi yang terbakar saat ini belum dibangun kembali karena masih dalam tahap pengusulan ke Kementerian Kesehatan.
“Jika disetujui, pembangunan kembali difokuskan untuk gedung apotek. Harapannya RSUD segera memiliki fasilitas farmasi yang lebih memadai,” ujarnya.
Ia menegaskan, layanan obat-obatan di RSUD Pulang Pisau tetap berjalan normal. Semua kebutuhan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap, dipastikan tersedia.
“Bagi masyarakat yang sedang atau akan berobat, tidak perlu cemas. Stok obat di RSUD Pulpis cukup untuk memenuhi kebutuhan pasien,” tambahnya. (RETHA/j)









