MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara meminta Dinas Pendidikan setempat menambah alokasi anggaran bagi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Muara Teweh. Penambahan dana dinilai penting untuk mendukung pelatihan keterampilan serta pembangunan infrastruktur pendidikan non-formal.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, menegaskan bahwa SKB memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya masyarakat di pedesaan.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan agar lebih memperhatikan SKB Barito Utara. Tambahan anggaran diperlukan untuk pelatihan, perbaikan, maupun pembangunan sarana pendukung. SKB berperan penting menciptakan masyarakat yang terampil dan mandiri,” ujar Taufik, Sabtu, 6 September 2025.

Menurutnya, saat ini SKB masih menghadapi keterbatasan dari sisi fasilitas maupun program pelatihan. Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, kualitas layanan bisa ditingkatkan, termasuk memperluas jangkauan masyarakat yang membutuhkan.

Taufik juga mendorong agar program pelatihan di SKB lebih variatif, mulai dari keterampilan teknis, kewirausahaan, hingga literasi digital. Hal ini penting untuk menjawab kebutuhan zaman sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal usulan ini dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah,” tegas Ketua Komisi II DPRD Barito Utara tersebut.

Ia juga mengajak dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan SKB sebagai pusat pembelajaran inklusif dan berkelanjutan di Barito Utara.