BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Manjul meningkat drastis. Akibatnya, Desa Tumbang Laku, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan terendam banjir pada Sabtu, 6 September 2025.
Kapolres Seruyan melalui Kapolsek Seruyan Hulu, IPDA Royen Siahaan, mengatakan hasil pengecekan di lokasi menunjukkan ketinggian air mencapai 120 cm dari permukaan jalan umum. Kondisi ini membuat akses jalan utama di desa setempat terendam.
“Berdasarkan pemantauan di lokasi terdapat 20 unit rumah terdampak banjir dengan jumlah 20 KK atau sekitar 45 jiwa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kenaikan debit air dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan monitoring serta memberikan imbauan kepada masyarakat.
“Kita imbau warga untuk selalu waspada terhadap ancaman banjir, menjaga kebersihan sungai, serta meningkatkan koordinasi dalam upaya penanganan banjir. Kami juga akan terus memantau perkembangan secara intensif,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi banjir semakin meluas. (FAHRUL/j)









