KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan telah mencanangkan program unggulan bertajuk "Kapuas Mengaji." Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI). 

Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat menegaskan bahwa program ini nantinya dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di kalangan pelajar.

"Program ini akan diikuti oleh total dua ribu peserta didik. Rinciannya, seribu peserta berasal dari sekolah-sekolah di dalam Kota Kuala Kapuas, sementara seribu peserta lainnya berasal dari madrasah dan pondok pesantren," ungkapnya saat memberikan laporan program dalam Penutupan MTQ ke-47 Kabupaten Kapuas di Masjid Al Mukarram, Kuala Kapuas, tadi malam, 6 September 2025.

Suwarno, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Kapuas, menjelaskan bahwa "Kapuas Mengaji" adalah implementasi nyata dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam program "Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar". Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat untuk pembentukan karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, tujuannya adalah menjadikan mengaji sebagai budaya sehari-hari di kalangan peserta didik.

"Harapannya, mengaji akan menjadi budaya di kalangan peserta didik, bukan hanya membaca tetapi juga mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Sementara itu, pencanganan "Kapuas Mengaji" dalam penutupan MTQ tersebut ditandai secara simbolis dengan penyerahan tas kepada beberapa siswa oleh jajaran Pemkab Kapuas. Program ini diharapkan banyak pihak dapat berjalan konsisten dan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan spiritual dan moral generasi muda Kapuas. (SABRIANOOR/Y)