BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemkab Kotawaringin Barat menggelar kegiatan pengembangan kompetensi kearsipan bagi desa dan kelurahan se-Kobar selama 3 hari di Hotel Mercure, Pangkalan Bun.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekda Kabupaten Kobar, Rody Iskandar, Senin, 8 September 2025. Sekda menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) serta diikuti oleh perangkat desa dan kelurahan.
Menurutnya pengelolaan arsip memiliki peran penting dalam mendukung akuntabilitas dan transparansi sebagai bukti pertanggungjawaban penggunaan anggaran maupun pelaksanaan kegiatan desa.
“Melalui pengelolaan arsip yang baik, kepercayaan publik terhadap pemerintah desa dapat meningkat. Selain itu, tata kelola kearsipan juga akan mendorong efisiensi dan efektivitas pemerintahan, memudahkan pencarian informasi, hingga mempercepat proses administrasi,” jelasnya.
Sekda menambahkan kegiatan ini menjadi langkah awal sekaligus upaya berkelanjutan menuju layanan administrasi pemerintahan desa dan kelurahan yang lebih baik serta berbasis digital. Menurutnya, desa dan kelurahan dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
“Pemerintah desa dan kelurahan saat ini dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap menghadapi tantangan di era digital. Karena itu, pemanfaatan aplikasi kearsipan dinamis seperti Srikandi sangat penting untuk diimplementasikan,” jelas Sekda.
Sekda berharap melalui kegiatan ini, perangkat desa dan kelurahan se-Kobar dapat semakin siap dalam mengelola arsip secara profesional, modern, dan terintegrasi.
"Dengan demikian, tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan dapat semakin transparan, akuntabel, serta sesuai dengan tuntutan zaman," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









