KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual melalui zoom meeting,  Senin, 8 September 2025.

Rakor tersebut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya pengumuman pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi, kabupaten/kota, optimalisasi program pengentasan kemiskinan, penghapusan kemiskinan ekstrem, hingga evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program pembangunan 3 juta rumah.

Dalam kesempatan itu, Wabup Supian menyimak pemaparan mengenai perkembangan inflasi Kabupaten Seruyan awal September 2025.

Berdasarkan laporan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu I September tercatat -0,45 persen. Komoditas yang memberi andil penurunan terbesar adalah cabai rawit sebesar -0,2522 persen dan bawang merah sebesar -0,6192 persen. Adapun fluktuasi harga tertinggi terjadi pada cabai merah dengan kenaikan 0,0737 persen.

Wabup Supian menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan pokok demi kesejahteraan masyarakat.

“Pengendalian inflasi ini tidak hanya soal angka, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat. Stabilitas harga sangat penting untuk menjaga daya beli,” ujarnya.

Selanjutnya  menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara perangkat daerah, pelaku usaha, dan stakeholder terkait agar kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif serta mampu menjaga stabilitas perekonomian daerah. (FAHRUL/y)