PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan bahwa isu terkait kenaikan tunjangan anggota dewan yang ramai dibicarakan di tingkat nasional tidak sampai memengaruhi kinerja DPRD di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, para wakil rakyat di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut tetap konsisten bekerja sesuai tugas dan fungsinya untuk kepentingan masyarakat.

Rana menyebutkan bahwa DPRD Palangka Raya tidak terjebak dalam polemik yang berkembang di luar daerah.

Fokus utama dewan adalah menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat agar bisa terakomodasi dalam kebijakan pembangunan kota.

“Kami bekerja tetap pada rakyat. Itu komitmen kami. Soal isu tunjangan, di Palangka Raya tidak menjadi pembahasan. Yang utama adalah bagaimana kami bisa hadir di tengah masyarakat dan memastikan program pembangunan berjalan baik,” ujarnya, Rabu, 10 September 2025.

Ia menambahkan bahwa citra DPRD harus dijaga dengan menunjukkan kerja nyata, bukan dengan terpengaruh isu yang justru bisa menurunkan kepercayaan publik. Oleh karena itu, pihaknya menekankan agar seluruh anggota dewan terus menjaga integritas dan fokus pada kepentingan warga.

Masyarakat Palangka Raya lebih membutuhkan kepastian pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi. Semua hal itu hanya bisa diwujudkan jika DPRD dan pemerintah kota bekerja sama dengan sungguh-sungguh.

Dia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama seorang wakil rakyat. “Kalau rakyat melihat kita bekerja serius, maka isu-isu yang berkembang tidak akan memengaruhi kepercayaan publik. Justru kerja nyata yang akan menjadi ukuran,” ucapnya.

DPRD Palangka Raya terus menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku. Rana memastikan, pihaknya terbuka dengan segala kritik dan saran dari masyarakat sebagai bentuk kontrol terhadap kinerja lembaga legislatif.

Dengan demikian, isu kenaikan tunjangan yang ramai dibicarakan di luar daerah tidak mengganggu konsentrasi DPRD Palangka Raya.

 “Kami tegaskan sekali lagi, DPRD Palangka Raya berdiri bersama rakyat, bekerja untuk rakyat, dan hasilnya harus dirasakan oleh rakyat,” tutup Rana. (MARINI/R)