NANGA BULIK –

BORNENONEWS, Nanga Bulik - Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, memimpin rapat evaluasi realisasi anggaran tahun 2025. Acara berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau. Rapat ini dihadiri oleh para kepala dinas, camat, serta jajaran pejabat daerah lainnya.

Abdul Hamid menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran demi pembangunan daerah.

"Fokus utama rapat adalah meninjau sejauh mana anggaran daerah telah dimanfaatkan dan mengidentifikasi kendala yang menghambat serapan," ujarnya pada Rabu, 10 September 2025.

Laporan yang disampaikan mengungkapkan bahwa serapan anggaran daerah baru mencapai 55%. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat target yang diharapkan belum tercapai.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Abdul Hamid meminta seluruh pihak untuk lebih aktif berkoordinasi dan mencari solusi bersama. Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Saya berharap setiap perangkat daerah dapat bergerak lebih cepat, melakukan komunikasi yang intensif, dan mencari solusi bersama agar serapan anggaran dapat lebih optimal." Ucap Wabup. 

Beberapa dinas, seperti Dinas Pendidikan, RSUD Gusti Abdul Gani, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPR-Perkimtan, melaporkan berbagai kendala yang menghambat serapan anggaran. Kendala-kendala tersebut meliputi masalah administrasi, perubahan regulasi, dan kurangnya koordinasi lintas sektor.

"Pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan tentunya berorientasi pada kepentingan masyarakat," tegasnya.

Namun, ada lima dinas yang berhasil mencatatkan realisasi anggaran tertinggi, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Disdukcapil, Satpol PP & Damkar, Disnakertrans, dan Kecamatan Menthobi Raya. Capaian ini diharapkan dapat memotivasi dinas-dinas lain untuk meningkatkan kinerja. (NATALIA KRISTIN/J)