BORNEONEWS, Sampit - Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini terang benderang setelah proyek penerangan jalan umum (PJU) tuntas.
"Lampu jalan ini sudah 3 malam ini mulai menyala. Hari pertama menyala itu saya perhatikan hanya sampai jam 12 malam lalu mati. Kemudian hari kedua menyala dari Isya' hingga subuh. Dan ini hari ketiga jalan ini terang benderang," kata Usman warga sekitar, Rabu, 10 September 2025.
Ia bersyukur jalan yang bertahun-tahun gelap gulita kini terang. Bahkan PJU tersebut juga menerangi sebagian kecil Jalan Yos Sudarso, ujung Jalan Pemuda, menuju Jalan Gatot Subroto. Terdapat kurang lebih 5 PJU berdiri di lokasi persimpangan jalan yang sering padat tersebut.
Selama ini, kawasan tersebut rawan tindak kriminal, khususnya begal, akibat kondisi jalan yang gelap. Sehingga dengan penerangan jalan yang memadai, ia berharap tak ada lagi tindak kejahatan apapun.
“Selama ini penerangan jalan hanya mengandalkan lampu rumah warga. Semoga dengan adanya lampu jalan bisa mengurangi angka kriminalitas. Kami juga berharap dengan jalan yang terang semoga tidak menjadi area balap liar,” tandasnya.
Berdasarkan data Dishub Kotim, pembangunan PJU dilakukan di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka. Penentuan titik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan penerangan di wilayah rawan.
Untuk Jalan Pemuda, proyek pemasangan PJU ditangani CV Sarana Indah Motor dengan nilai kontrak Rp2,7 miliar. Sebanyak 81 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 2,3 kilometer.
Sementara itu, di Jalan Pramuka, proyek ditangani PT Wardhana Wardhani Jaya dengan nilai kontrak Rp2,8 miliar. Sebanyak 83 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 3,2 kilometer.
Meski batas waktu kontrak hingga bulan Oktober, PJU sudah nampak menyala pada minggu ke dua bulan September.
Adapun pembangunan PJU menjadi salah satu program strategis Bupati Kotim Halikinnor. Pemerintah daerah menargetkan penerangan jalan dapat tersebar merata di kawasan perkotaan maupun permukiman warga.
Pemasangan lampu jalan ini juga menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat terkait masih adanya kawasan gelap yang rawan kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal. (DEWI PATMALASARI/j)









