BORNEONEWS, Nanga Bulik - Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 bukan hanya sekadar perayaan budaya, melainkan juga benteng untuk menjaga kelestarian adat di tengah derasnya arus globalisasi.
Hal ini ditegaskan dalam sambutan Bupati Lamandau yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), M Irwansyah pada pembukaan festival yang berlangsung di halaman Pasar Induk Nanga Bulik, Rabu malam, 11 september 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, M Irwansyah, menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak agar Festival Budaya Melayu Kutaringin dapat terus berkembang dari tahun ke tahun.
"Dengan partisipasi aktif masyarakat, saya yakin destinasi wisata yang berdaya saing akan dapat terwujud di Kabupaten Lamandau."
Festival yang berlangsung hingga 16 September 2025 menyajikan beragam kegiatan menarik, di antaranya lomba hadrah, pertunjukan seni musik dan tari, kuliner khas Melayu, hingga bazar UMKM.
Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.
"Saya berharap penyelenggaraan festival ke depan dapat semakin semarak dengan menampilkan beragam seni budaya dari berbagai sanggar dan komunitas," ucapnya. (NATALIA/J)









